NEWS UPDATE :  

Berita

Implementasi Pembelajaran dengan Pendekatan Mendalam pada Perangkat Pembelajaran di SMA Negeri 1 Gorontalo Utara

Gorontalo Utara, 11 Juli 2026 – SMA Negeri 1 Gorontalo Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada penyusunan perangkat pembelajaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat kompetensi guru sekaligus mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada Murid sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

Pemateri : Bobi A. Gani, S.Si, M.Pd Dengan SOLGAN : KENALI AKU, KENALI MAPELKU

Melalui kegiatan workshop dan In House Training (IHT), seluruh guru memperoleh penguatan mengenai konsep pembelajaran mendalam yang menekankan pengalaman belajar yang bermakna (meaningful), berkesadaran (mindful), dan menyenangkan (joyful). Pendekatan ini kemudian diimplementasikan dalam penyusunan modul ajar, asesmen, bahan ajar, serta perangkat pembelajaran lainnya agar lebih kontekstual, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan Murid

Pemateri (Bobi A. Gani, S.Si, M.Si) menyampaikan bahwa penyusunan perangkat pembelajaran tidak lagi sekadar memenuhi administrasi pembelajaran, tetapi harus mampu menjadi panduan yang mendorong Murid berpikir kritis, kreatif, mampu memecahkan masalah, serta berkolaborasi dalam berbagai situasi pembelajaran.

Para Dikma Mengatakan Bahwa Murid Membutuhkan Kebutuhan Belajar Bukan Keinginan Belajar

Dalam pelaksanaannya, guru-guru didampingi untuk merancang tujuan pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi, memilih strategi pembelajaran aktif, mengintegrasikan teknologi digital secara tepat, serta menyusun asesmen autentik yang mampu mengukur perkembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter peserta didik secara komprehensif.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan praktik penyusunan perangkat pembelajaran, diskusi kelompok, presentasi hasil kerja, dan refleksi bersama. Melalui proses tersebut, guru dapat saling berbagi praktik baik serta memperoleh masukan untuk menyempurnakan perangkat pembelajaran yang akan diterapkan pada tahun pelajaran berjalan.

Implementasi pendekatan pembelajaran mendalam diharapkan mampu menciptakan budaya belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih relevan dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila yang berkarakter, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui penguatan kapasitas guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Deep Learning, SMA Negeri 1 Gorontalo Utara optimistis dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan serta menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. Semangat kolaborasi seluruh warga sekolah menjadi modal utama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.